Kamis, 23 April 2009, saya tidak masuk kantor, karena tiba-tiba pagi pukul 5.30 perut saya tidak bisa kompromi. Aduh kenapa yah...? Mules, melilit ingin BBA, tapi ... mhn maaf gak bisa. Akhirnya atas saran istri agar saya istirahat. Yah, kalau gitu ayah istirahat aja dulu biar mamah ambilin minyak tawon dan air putih hangat.
Tiba-tiba sambil tiduran saya lihat di atas meja sebuah buku yang berjudul Besar ZIKIR: Cahaya Kehidupan Karangan As-Sayyid Ibnul Qoyyim Al-Jauziyah yang ditejemahkan oleh Abdul Hayyie al-Kattani, Budiman Mushthafa, dari buku aslinya Fawaaidul Adzkar. Penerbit GEMA INSANI. Eh... kalau gak salah saya juga punya buku aslinya he..he.. cuma pake Bahasa Arab, lihatnya gak gimana gitu ya.... Kesimpulannya gini:
Ada Tiga kondisi kebahagiaan seorang hamba, yakni ketika Dia:
1. Mensyukuri Nikmat
2. Sabar dalam ujian dan cobaan
3. Tobat dari setiap Dosa
Apa maksudnya? he..he.. kayaknya panjang nih, kita tunggu aja di posting berikutnya kalau ada waktu.
Kemudian dalam buku itu juga dijelaskan tentang keistimewaan suatu amal dan terhapusnya kesalahan (dosa).
Buku itu mengupas tentang sebuah hadits yang sangat penting yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan Imam Tirmidzi dari Al-Harits al-Asy'ari ra.
Kemudian buku itu ditutup dengan berbagai keistimewaan dzikir. Ibnu Qoyyim dalam bukunya yang lain yaitu Al-Kalim At-Toyyib Wal 'Amal Ash-Sholeh menyebutkan lebih dari 100 faedah-faedah Dzikir.




