Mari Kembali Kepada Al-Qur'an

Dari Sahabat 'Ali bin Abi Thalib bahwa ia menceritakan: Aku pernah mendengar Rasulullah SAW. bersabda:

"Kelak akan terjadi bencana demi bencana ibarat bagian dalam malam gelap gulita." Aku bertanya, "Apa jalan keluar dari semua bencana itu, wahai Rasulullah?" Beliau menjawab, " Kitabullah, di dalamnya terkandung berita yang terjadi sebelumnya dan akan terjadi sesudahmu, serta keputusan untuk urusan diantaramu. Al-Qur'an adalah pemutus perkara, bukan sekedar basa-basi. Barangsiapa meninggalkan ajaran Al-Qur'an, maka ia akan terbantai oleh siksa ALlah Al-Jabbar. Dan barangsiapa mencari petunjuk dari selain Al-Qur'an, maka ia akan disesatkan oleh ALlah. AL-QUr'an adalah tali Allah yang kuat, peringatan yang bijaksana, jalan yang lurus. Hawa Nafsu tidak akan menyeleweng dengan ajaran Al-Qur'an. Lidah seseorang tidak akan kesulitan melafalkannya. Para ulama tidak pernah puas mempelajarinya. Al-Qur'an tidak pernah membosankan meski dibaca berulang-ulang. Keajaiban Al-Qur'an juga tidak pernah habis. Itulah Al-Qur'an yang saat kaum jin mendengarnya, dengan segera mereka berkata,'Sesungguhnya kami telah mendengarkan Al-Qur'an yang menakjubkan, yang memberi petunjuk kepada jalan yang benar, lalu kami beriman kepadanya. Dan kami sekali-kali tidak akan mempersekutukannya Rabb kami.' Siapa saja yang berkata-kata dengan Al-Qur'an, ia pasti benar. Barangsiapa yang mengamalkannya, ia pasti diberi pahala. Barangsiapa yang berhukum dengan Al-Qur'an, ia pasti adil. Dan barangsiapa yang berdakwah mengajak kepada ajarannya, pasti ia terbimbing menuju jalan yang lurus." (HR. At-Tirmidzi)

Dalam Hadits lain Rasulullah SAW. bersabda:
"Aku meninggalkan untuk kalian sesuatu yang bila kalian pegang teguh, niscaya kalian tidak akan tersesat, yaitu Kitabullah." (HR. Muslim dan Tirmidzi)
Powered byEMF Web Form

SekolahFOREX.Net